PENGUATAN KOMITE PATBM DAN PEMBENTUKKAN FORUM PATBM KAB. KOLAKA TAHUN 2021

Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kab. Kolaka Mustajab, SE., M. Si yang mewakili Bupati Kolaka menghadiri kegiatan dalam rangka Penguatan Komite PATBM dan Pembentukan Forum PATBM Kab. Kolaka tahun 2021 yang digelar di AuLa Hotel Sutan Raja Kolaka, Kamis (23/9/2.021).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab. Kolaka Hj. Andi Wahidah, S. Pd., MM, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sultra ibu Dra. Andi Tenri Rawe Silondae, MM, Manajer Wahana Visi Kolaka & Kolaka timur Ibu Ende Hutabarat, Kadis Kesehatan Drs. Harun Masirri, Apt, M. Kes, para peserta forum Komite PATBM Desa/Kelurahan se Kabupaten Kolaka.

Dalam sambutannya Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kab. Kolaka, yang dalam hal ini mewakili Bupati Kolaka sangat mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan penguatan komite PATBM dan pembentukan forum PATBM yang diprakarsai oleh wahana visi Indonesia, dimana upaya perlindungan anak dari kekerasan dan diskriminasi tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan perlu adanya peran dari semua stakeholder serta masyarakat sangat diperlukan terutama dalam upaya pencegahan dan respon cepat ketika terjadi kekerasan terhadap anak diwilayahnya.

Perlindungan Anak terpadu berbasis masyarakat PATBM adalah sebuah gerakan dari jaringan atau kelompok warga pada tingkat masyarakat yang bekerja secara terkoordinasi untuk mencapai tujuan perlindungan anak.

Saat ini kelompok-kelompok PATBM yang telah terbentuk adalah sekitar 53 komite yang dibentuk oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Wahana Visi, yang tersebar di seluruh Desa dan Kelurahan Se Kabupaten Kolaka.

Asisten II juga menyampaikan, bahwa dalam proses pelaksanaan tentunya terdapat berbagai kendala dan keterbatasan. Oleh karena itu, penguatan dan dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar kelompok PATBM yang ada dapat menjadi mandiri dan mampu melakukan percepatan informasi/kampanye pencegahan kekerasan terhadap anak.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menjadikan acuan dalam mewujudkan perlindungan anak dengan melibatkan peran serta masyarakat di tingkat desa/kelurahan,”jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *