PELATIHAN KONVENSI HAK ANAK OLEH DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KAB. KOLAKA

Sekretaris daerah Kolaka Drs. H. Poitu Murtopo, M. Si membuka secara resmi acara Pelatihan Konvensi Hak Anak yang diselenggarakan di Aula SMS Berjaya Kantor Bupati Kolaka, Rabu (9/3/2022).

Turut hadir pada kegiatan ini Hadi Utomo dari Bina Sejahtera Indonesia selaku Narasumber, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. H. Muh. Bakri, SH., MH, Plt Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ibu Hj. Andi Wahidah, S. Pd., MM, serta peserta pelatihan konvensi hak anak lainnya.

Pada kesempatan ini, Sekda Kolaka menyampaikan bahwa berbagai upaya telah dilakukan dalam peningkatan kualitas anak Indonesia pada umumnya dan terlebih khusus lagi di Kabupaten kolaka, dan salah satunya yang dilaksanakan pada hari ini yaitu pelatihan konvensi hak anak dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kita tentang penerapan hak-hak anak dalam berbagai kebijakan dan program yang dilaksanakan.

Pemerintah Kab. Kolaka berkomitmen untuk dapat memenuhi hak-hak anak melalui upaya pencapaian prestasi Kabupaten layak anak dan Alhamdulillah kita telah mewujudkannya ditahun 2021 kemarin yaitu memperoleh predikat kabupaten layak anak kategori pratama.

“Saya mengapresiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagai leading sektor atas pencapaian kabupaten layak anak dan berharap dengan prestasi yang kita terima ini dapat dipertahankan pada tahun ini bahkan dapat lebih ditingkatkan lagi untuk mencapai predikat madya,”ujarnya.

Untuk itu, saya mengharapkan keseriusan dan partisipasi seluruh stake holder untuk bersinergi dalam mewujudkannya, bukan hanya sekedar pencapaian predikat saja akan tetapi pencapaian secara utuh yaitu menjamin terwujudnya pemenuhan hak-hak anak untuk menghasilkan generasi yang berkualitas yang semakin maju, berkeadilan, dan sejahtera.

Tak hanya itu, Sekda kolaka juga menyampaikan selamat mengikuti pelatihan kepada seluruh peserta, semoga tetap sehat dan semangat jangan lupa tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat karena pandemi covid-19 belum berakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *