PELANTIKAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH KEPALA DESA KABUPATEN KOLAKA

Bupati Kolaka H. Ahmad Safei, SH., MH melantik dan mengambil sumpah jabatan kepala desa definitif hasil pemilihan kepala desa serentak gelombang I dan hasil pemilihan kepala desa pengganti antar waktu yang dilaksanakan di Pavilium Rumah Jabatan Bupati Kolaka, Rabu (16/3/2022).

Hadir pada acara ini Wakil Bupati Kolaka H. Muh. Jayadin, SE.,ME, Sekretaris Daerah Drs. H. Poitu Murtopo, M.Si, Ketua Komisi 3 DPRD Kolaka, Forkopimda, yang mewakili Ketua Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Ketua Apdesi Sultra, Kepala SKPD,,Insan pers serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Kolaka menyampaikan, terima kasih kepada kepala desa priode 2017-2022 baik yang terpilih kembali, tidak maju atau yang telah menyelesaikan masa jabatannya dan ucapan selamat kepada kepala desa yang baru saja dilantik.

“Saya percaya saudara-saudari dapat mengemban amanah dan tanggung jawab yang dipercayakan oleh masyarakat,”ujarnya.

Pengambilan sumpah 58 kepala desa se Kabupaten Kolaka yang mana 12 di antaranya merupakan wajah baru sebagai kepala desa.

“Saya berharap kepada kepala desa yang baru terpilih agar dapat menyatukan kembali masyarakatnya yang mana sebelumnya berbeda pilihan,”ungkapnya.

Ada beberapa hal yang mesti diketahui dalam rangka melaksanakan fungsi dan tugas penyelenggara pemerintahan desa kedepan seperti melakukan pemantauan administrasi perkantoran, memantau di lapangan untuk memastikan semua program pelayanan berjalan dengan baik dan tepat sasaran, mengedepankan semangat dan kerja keras dan cerdas, bekerja secara profesional, melaksanakan pekerjaan yang sesuai dengan regulasi , dapat berkompetisi dalam mempercepat pembangunan serta memantau setiap program kegiatan dan melakukan pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa harus sesuai dengan mekanisme yang berlaku agar dikemudian hari tidak terjadi tuntutan hukum.

Diakhir sambutan Bupati Kolaka juga mengharapkan agar menyusun rencana pembangunan yang terarah dan berkesinambungan serta memupuk jiwa partisipasi gotong royongan agar tercipta desa yang mandiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *