RAPAT DALAM RANGKA MEMBAHAS LOKASI KEBUN RAYA  KOLAKA DI DESA LALONGGOLOSUA KECAMATAN TANGGETADA, KAB. KOLAKA. DIRUANG RAPAT BUPATI KOLAKA, 14/7/2021

Dalam rapat soal pembahasan lokasi kebun raya kolaka, dihadiri oleh Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei, SH., MH, Asisten I Setda Kab.Kolaka Drs. H. Muh. Bakri. SH., MH,  Kepala Bapeda H. Sjamsul Kadar. SE., M.Si, Kepala BPN Kolaka Isman Tama, SH, Kadis PU Arifil Jamal, BD. S.STP., MM, Kadia Pariwisata H. Zulkarnain, SE., MM serta kepala OPD, atau yang mewakili, Camat tanggetada, dan kepala desa, serta undangan lainnya.

Dalam rapatnya, Bupati Kolaka mengatakan awal dari perencanaan ini atas usulan Bapak Gubernur sultra kepada Menteri Kehutanan, dan kemudian ditetapkanlah luasnya.

Oleh keputusan menteri kehutanan RI No.Sk/465/2011 tentang perubahan dan diperuntukkan kawasan hutan menjadi bukan hutan, 111.05. hektar dan perubahan atas fungsi kawasan hutan seluas 115.111. hektar diprovinsi sultra.

Ini merupakan SK Menteri se sulawesi tenggara dan kemudian berdasarkan surat keputusan ini di teruskan oleh Bupati Kolaka yang sebelumnya dari 110.000 itu kolaka mendapatkan 106.8.73. hektar.

Khusus terkait dengan ini kewilayah-wilayah ini kita membicarakan yang terletak di kecamatan tanggetada memang khusus yang ada di kawasan sebelah utara bandara.

Insya Allah kata Bupati Kolaka kalau ini terbangun ini akan menjadi sebuah obyek destinasi budaya yaitu :
1. Konservasi
2. Edukasi/pendidikan
3. Penelitian
4. Pariwisata

Ke 4 fungsi itu, itulah yang akan kita harapkan nantinya, bagi para pekerja-pekerja yang yang diutamakan tentu adalah masyarakat sekitar obyek destinasi tersebut. Dan yang terpentingnya lagi ditahun 2022 nanti akses jalan sekitaran lokasi akan segera di aspal, untuk kepentingan kita semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *