PENCANANGAN DESA CINTA STATISTIK (DESA CANTIK) DESA TONDOWOLIO KEC.TANGGETADA KAB.KOLAKA

Bupati Kolaka H. Ahmad Safei, SH., MH Menghadiri kegiatan Pencanangan Program Nasional 100 Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di Kecamatan Tanggetada, Desa Tondowolio, Kamis (17/06/2021).

Turut mendampingi Bupati Kolaka Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara Agnes Widiastuti,S.Si., ME, Kepala BPS Kolaka Ade Ida Mane, ST, M.Si, dan hadir juga Kepala BPMD, Sekdis Bappeda, Camat se Kab. Kolaka serta Lurah dan Kepala Desa Tondowolio Kecamatan Tanggetada.

Dalam sambutannya Bupati Kolaka mengatakan, pada pidato kenegaraan Presiden RI Agustus 2019 bahwa data adalah jenis kekayaan baru bangsa kita oleh karena itu kedaulatan data harus diwujudkan dan data pribadi harus dilindungi dan regulasinya harus segera disiapkan tidak boleh ada kompromi.

Badan Pusat Stastistik (BPS) sebagai lembaga pemerintah memiliki kewajiban dalam hal pengembangan statistik di Indonesia, tentunya harus mampu berkontribusi dalam penguatan kegiatan statistik dengan memberikan pembinaan melalui sistem statistik nasional yang berkesinambungan sampai dengan tingkat desa/kelurahan.

Berdasarkan dari 100 desa/kelurahan dari seluruh Indonesia untuk wilayah Sultra, Desa Tondowolio Kecamatan Tanggetada Kab. Kolaka, Kab. Konsel Desa Wonua dan Kota Kendari Kelurahan Korumba dipilih berdasarkan kriteria salah satunya ialah informasi mengenai kesiapan desa terhadap penyelenggaraan statistik sektoral secara mandiri.

Oleh karena itu, diharapkan dengan kegiatan ini dapat memberikan manfaat tersedianya data mutakhir pada aplikasi sistem informasi pembangunan berbasis masyarakat, serta dapat dijadikan sebagai sumber utama dalam proses penyusunan (RPJMD), adanya kemudahan dalam mengakses data desa/kelurahan dan target utama data yang akan dihasilkan dikegiatan ini adalah penyedian data terkait evaluasi dan monitoring pelaksanaan desa dan kelurahan untuk mewujudkan desa/lurah tanpa kemiskinan, ekonomi tumbuh merata, kesehatan, lingkungan, pendidikan, berjejaring serta tanggap budaya untuk percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu, saat ini pandemi Covid-19 ini belum juga berakhir tentunya menjadi tantangan yang cukup berat buat kita semua dan saya yakin Desa Tondowolio dapat menjadi salah satu contoh teladan bagi pelaksanaan stastistik secara mandiri untuk desa/kelurahan. Untuk itu mari kita selalu menjaga protokol kesehatan yaitu dengan tetap menerapkan 4M yaitu memakai masker, mencuci Tangan, menjaga jarak serta menghindari kerumunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *