detail

Pj Sekda Kab Kolaka Mewakili Bupati Kolaka Menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Upaya Penghapusan Pekerja Anak Ruang Rapat Bupati Kolaka1 12 10 2023

Pj. SEKDA KAB.KOLAKA MEWAKILI BUPATI KOLAKA MENGHADIRI RAPAT KOORDINASI PENGAWASAN UPAYA PENGHAPUSAN PEKERJA ANAK RUANG RAPAT BUPATI KOLAKA1 12/10/2023.

Blog Single

Rapat Koordinasi yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati Kolaka dihadiri oleh Pj. Sekda Kolaka, yang dimana mewakili Bupati Kolaka, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia, dan rombongan, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Prov.Sultra, kepala Dinas DP3AKB Prov Sultra, Mewakili Kapolres Kolaka, Para Kepala OPD lingkup Kab.Kolaka dan undangan lainnya.

Dalam Sambutan Bupati Kolaka yang dibawakan oleh Pj. Sekda Kolaka menerangkan bahwa, " Dalam rangka pelaksanaan kegiatan pada acara rapat koordinasi pengawasan upaya penghapusan pekerja anak dikab.kolaka. dan meningkatnya kasus eksploitasi dan kekerasan terhadap anak, termasuk di dalamnya bentuk pekerjaan terbutuk anak (BTPA) seperti perbudakan, penjualan atau perdagangan anak, pemanfaatan penyediaan atau penawaran anak untuk kegiatan terlarang  yang mempekerjakan anak ditempat yang membahayakan kesehatan dan keselamatan.

Pekerja anak merupakan permasalahan yang serius di indonesia dan dapat mengancam terpenuhnya hak anak. Pekerja anak dapat mengakibatkan anak putus sekolah, bahkan membahayakan dirinya sendiri, dan berdampak bagi kurang optimalnya tumbuh kembang anak. Berdasarkan data yang ada, pada tahun 2021 tercatat jumlah data pekerja anak di kab.kolaka adalah berjumlah 21 orang.

Sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak melalui skema kota/kabupaten layak anak (KLA) diterapkan sejak lama, dan saat ini kab.kolaka telah memperolah predikat KLA selama 3 tahun berturut-turut dan 3 tahun terakhir memperolah predikat madya, yang diperkuat dengan implementasi di tingkat hulu melalui desa ramah perempuan dan peduli anak (DRPPA).

Pemerintah kab.kolaka juga telah melakukan langkah-langkah dalam mencegah bertambahnya angka pekerja anak diantaranya menggalang kerja sama dengan berbagai pihak antara lain LSM ( Wahana Visi Indonesia) membentuk kader/aktivis PATBM dibeberapa desa/kelurahan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran melalui sosialisasi kepada pelaku usaha dan masyarakat.

Bagikan halaman ini:

Postingan Terkait :

Komentar